Code of Conduct

Dewan Komisaris sesuai dengan POJK. No 33 Tahun 2017, sejak pengangkatan Dewan Komisaris sesuai

dengan Akta No. 6/2018, Dewan Komisaris telah melakukan:

  1. Pengawasan terhadap kebijakan Direksi dan jalannya kegiatan usaha Perseroan serta memberikan nasihat kepada Direksi.
  2. Membentuk Komite Audit dan Komite Lainnya.
  • Prosedur Penetapan Remunerasi

Dewan Komisaris melakukan prosedur penetapan dan besarnya remunerasi Komisaris dan Direksi untuk disampaikan ke Rapat Umum Pemegang Saham, dengan mempertimbangkan tugas, tanggung jawab, dan wewenang anggota Dewan Komisaris dan Direksi yang sesuai dengan kinerja Perseroan.

Direksi

Direksi sesuai dengan POJK. No 33 Tahun 2017, sejak pengangkatan Direksi sesuai dengan Akta No.6/2018 tanggung jawab Direksi adalah sebagai berikut:

  1. Menjalankan dan bertanggung jawab atas kepengurusan Perseroan untuk kepentingan Perseroansesuai dengan maksud dan tujuan Perseroan yang ditetapkan dalam anggaran dasar Perseroan.
  2. Wajib menyelenggarakan RUPS tahunan dan RUPS lainnya sebagaimana diatur dalam peraturan perundang undangan dan anggaran dasar Perseroan.
  3. Wajib melaksanakan tugas dan tanggung jawab dengan itikad baik, penuh tanggungjawab.
  4. Setiap anggota Direksi bertanggung jawab secara tanggung renteng atas kerugian Perseroan yang disebabkan oleh kesalahan atau kelalaian anggota Direksi dalam menjalankan tugasnya
  • Ruang Lingkup dan Tanggung jawab masing-masing Direksi

Direktur Utama, antara lain:

  1. Bertanggung jawab terhadap jalannya kegiatan usaha Perseroan.
  2. Melakukan koordinasi antar Direksi dalam jalannya kegiatan usaha Perseroan.

Direktur Pemasaran, antara lain:

  1. Bertanggung jawab terhadap pemasaran Perseroan.
  2. Melakukan koordinasi antar divisi pemasaran Perseroan.

Direktur Keuangan dan Umum & SDM, antara lain:

  1. Bertanggung jawab terhadap keuangan dan kualitas sumber daya manusia Perseroan.
  2. Melakukan koordinasi dengan Divisi Keuangan dan Akuntansi Perseroan.
  3. Melakukan koordinasi dengan Divisi Hukum Perseroan.
  4. Melakukan koordinasi dengan Divisi Umum & SDM Perseroan.

Direktur Operasional, antara lain:

  1. Bertanggung jawab terhadap operasional Perseroan.
  2. Melakukan koordinasi antar Divisi Pengembangan Bisnis dan Manajemen Proyek Perseroan dan juga dengan Divisi Hukum Perseroan untuk memastikan proyek bisa berjalan sesuai target.

Direktur Independen, antara lain:

  1. Memastikan keberlangsungan tata kelola perusahaan yang baik (“GCG”) pada Perseroan secara transparan, akuntabilitas, pertanggungjawaban, independensi, dan kewajaran serta kesetaraan.
  2. Mencegah terjadinya penyimpangan dalam Pengelolaan Perseroan.
  3. Menjaga hubungan baik antarkaryawan, Direksi, Komisaris, dan Pemegang Saham.